Matematika Tanpa Angka dan Kesempurnaan Ilmu

By 07 Sep 2018, 18:44:51 WIBHUMAS

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak lepas dari matematika. Matematika dijuluki ratunya ilmu pengetahuan (Gauss). Matematika adalah pengetahuan tentang aturan-aturan yang ketat (Soedjadi, 2000). Sesuatu yang berkaitan dengan aturan-aturan dapat dikatakan sebagai matematika.

Matematika memberikan pelajaran kepada para siswa untuk memahami dan menaati aturan-aturan sesuai kesepakatan-kesepakatan. Siswa tidak boleh melanggar aturan yang sudah disepakati. Ketika melanggar, maka akan mendapatkan kesalahan dalam hasil kerja yang dilakukan. Ketika orang tua atau guru mengajarkan kepada anak atau siswa mengenai suatu peraturan, secara filosifis orang tua atau guru itu sedang mengajarkan matematika. Matematika ini disebut matematika tanpa angka (Saputra, 2014).

Hal-hal yang sering diberikan oleh orang tua atau guru, yaitu mengenai adab/akhlak yang baik. Dalam adab/ akhlak baik terdapat aturan-aturan yang harus dipatuhi yang sangat baik ketika diberikan sejak dini. Ketika adab/ akhlak baik diajarkan, maka sejatinya yang diajarkan adalah matematika tanpa angka. Hal tersebut akan dapat meningkatkan penalaran ketika dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Ketika penalaran terasah karena matematika tanpa angkanya bagus, maka matematika dengan angkanya akan bagus pula (Saputra, 2014).

Saat ini banyak sekali orang pintar dari aspek akademik dan mempunyai gelar banyak. Tapi, banyak orang yang tidak menghormati dan mengagumi orang tersebut. Apakah yang terjadi? Jika kita berkaca kepada Rosulullah, maka kita akan tahu jawabannya. Bukankah Rasulullah diutus untuk menyempurnakan akhlak? Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak”.

Akhlak Rasulullah adalah Alquran (H.R Muslim). Rasulullah juga pernah bersabda: "Aku adalah gudangnya ilmu dan Ali adalah pintunya (Al Hadits). Dari hadist tersebut, Rasulullah mempunyai ilmu yang sangat luas dan mempunyai akhlak yang sangat mulia. Habib Umar berkata: “Orang yang tinggi adab, walaupun kurang ilmu lebih mulia dari orang yang banyak ilmu tetapi kurang adab."

Alquran adalah sumber ilmu pengetahuan, sedangkan akhlak Rasulullah adalah Alquran. Jika kita merujuk kepada hadits dan perkataan ulama tersebut, maka dapat dikatakan orang-orang yang mempunyai adab / akhlak baik adalah orang telah sempurna ilmunya. Dasar hadits dan perkataan ulama di atas sangatlah kuat, dimana adab/akhlak baik mempunyai peranan penting dalam kehidupan dunia dan akhirat.

Jika matematika tanpa angka (adab /akhlak) yang mulai diajarkan yang berujung kepada kemulian akhlak (dalam menjalani kehidupan), maka seseorang tersebut dapat dikatakan telah sempurna ilmunya. Sebagaimana dalam sabda Rasulullah: "Tidak ada pemberian orang tua kepada anaknya yang lebih utama dari adab (kesopanan)" (HR. Turmudzi). Hal ini yang sangat penting dilakukan oleh generasi-generasi berikutnya, sebagaimana yang telah dilakukan oleh junjungan kita Rasulullah, para sahabat, serta para ulama 
setelahnya.

 

Garut, 7 September 2018

Teguh Imam Agus Hidayat


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Support

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Walikota dan Wakil Walikota Padang Favorit Anda?
  Mahyeldi Ansyarullah - Emzalmi
  Robby Prihandaya - Dewi Safitri
  Tommy Utama - Laura Hikmah
  Willy Fernando - Vicky Armita
  Laura Himah i Nisaa - Safaruddin

Komentar Terakhir

  • Aaronnuask

    wh0cd148783 <a href=http://zoloft.team/>setraline purchase</a> ...

    View Article
  • Aaronnuask

    wh0cd147439 <a href=http://cipro.company/>cipro</a> ...

    View Article
  • Aaronnuask

    wh0cd146087 <a href=http://zoloft.team/>buy zoloft without prescription</a> ...

    View Article
  • GuestGuddy

    <a href=" https://cialis247.icu/ ">buy cialis</a> - cialis sale ...

    View Article