Home Pendidikan Libur atau Belajar

Libur atau Belajar

2,082
0
SHARE
Libur atau Belajar

Keterangan Gambar : Teguh Imam Agus Hidayat, Kepala Litbang KPM

Oleh: Teguh Imam Agus Hidayat, Kepala Divisi Litbang Klinik Pendidikan MIPA

Beberapa hari lagi adalah hari-hari yang dinanti sebagian besar pelajar di Indonesia, apakah itu? Tepat sekali, momen liburan sekolah. Banyak yang sudah mengagendakan berlibur di rumah, keluar kota, bahkan ada yang sampai keluar negeri.

Liburan tak dapat dipungkiri sebagai hal yang spesial di mata para pelajar. Apakah karena melepas kepenatan setelah menghadapi penilaian akhir semester (PAS), atau ingin mencari suasana lain dalam belajar. Semua bergantung pada niat pelajar itu sendiri, sebagaimana dipertegas bahwa Rasulullah bersabda, "Setiap sesuatu bergantung pada niatnya."

Niat ini yang harus diluruskan sejak awal. Faishal (2011) mengatakan bahwa kita harus berlibur atau bertamasya agar dapat melihat kebesaran ALLAH dan menambah keimanan. Saat liburan datang, maka luruskan niat bahwa hanya mengganti tempat belajar sementara, yang sebelumnya sekolah menjadi alam sekitar.

Belajar itu bisa dimana pun, tidak mengenal tempat, sebagaimana Rasulullah bersabda, "Belajarlah mulai dari buaian sampai liang lahat." Artinya belajar tidak ada liburnya, hanya mengganti tempat untuk belajar dan hal yang akan dipelajari.

Mulailah dari sekarang luruskan niat agar makna belajar di saat liburan sekolah tetap melekat pada diri para pelajar di Indonesia. Karena barangsiapa yang harinya (hari ini) lebih baik dari sebelumnya, maka ia telah beruntung, barangsiapa harinya seperti sebelumnya, maka ia telah merugi, dan barangsiapa yang harinya lebih jelek dari sebelumnya, maka ia tergolong orang-orang yang terlaknat (Al hadits).

Jakarta, 9 Desember 2018