Home HUMAS Belajar Menjadi Ilmuwan

Belajar Menjadi Ilmuwan

297
0
SHARE
Belajar Menjadi Ilmuwan

Judul Buku               : SYKAT (SaYa seKArang Tahu) Sains

Penulis                      : Ina Ana Khoeriah, S. P.

Penerbit                   : Klinik Pendidikan MIPA

Tahun terbit           : Maret 2019

Tebal                         : 182 Halaman

 

Sains dan teknologi berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta turut memberi sumbangsih dalam menciptakan peradaban dunia. STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) tengah giat dikembangkan sebagai salah satu pendekatan dalam mengatasi permasalahan di dunia dengan menuntun pola pikir siswa layaknya ilmuwan. Siswa dituntun dan didorong menjadi pemecah masalah, pemikir logis, pemikir kreatif, komunikator, dan kolaborator andal yang melek teknologi. Pendidikan STEM menerapkan pembelajaran berbasis pemecahan masalah dengan mengedepankan penyelidikan ilmiah sebagai bentuk pemecahan masalah. Lantas, bagaimana cara menerapkan STEM dalam situasi pembelajaran sekaligus melatih siswa berpikir serta bersikap sebagai seorang ilmuwan?

Melihat fenomena yang sedang berkembang, penulis buku melihat secara jeli apa yang harus dilakukan untuk mengembangkan kecakapan sains anak-anak dengan menerapkan pendekatan STEM. Buku ini adalah kiat praktis untuk melatih kecakapan bernalar dan pemecahan masalah melalui metode ilmiah. Istilah metode ilmiah yang kerap dipersepsikan sulit menjadi terasa mudah karena buku ini menyajikan langkah-langkah kegiatan yang sistematis dan terstruktur untuk mengamati suatu fenomena alam.

Sistematika penyajian buku yang terstruktur dapat dilihat pada setiap bagian awal eksperimen yang diawali penjelasan mengenai tujuan yang hendak dicapai dari aktivitas eksperimen. Selanjutnya, rasa ingin tahu anak dibangkitkan dan difasilitasi pada lembar ‘Yuk, buat pertanyaan’. Lembar pertanyaan ini sangat penting untuk mengajak anak-anak sedari awal terlibat dalam kegiatan eksperimen yang akan dilakukan. Kemudian, dari pertanyaan awal yang diajukan, anak-anak membuat berbagai dugaan dan kemungkinan tentang apa yang akan terjadi setelah pengamatan atau praktikum dilakukan.

Dari rasa ingin tahu dan dugaan (hipotesis) yang dikembangkan anak-anak, buku ini memandu anak-anak untuk menyediakan alat dan bahan, serta langkah-langkah kegiatan praktikum. Panduan ini sangat penting untuk menghasilkan kegiatan praktikum yang baik. Dari proses praktikum yang baik, anak-anak akan mendapatkan jawaban atas pertanyaan dan hipotesis yang diajukan di tahap awal. Pada tahap akhir, anak-anak diberikan kesempatan untuk mengomunikasikan kesimpulan mereka atas hasil temuan pengamatan saat praktikum.

Praktis dan sistematis. Buku ini menyediakan lembar kerja yang membantu anak untuk berpikir ilmiah dalam membangun pengetahuan sains mereka. Untuk memperkuat pemahaman konsep sains yang berkaitan dengan kegiatan praktikum, penulis buku menyajikan kajian teoretis dan glosarium yang lengkap, sehingga anak-anak bisa mengaitkan hasil praktikum tentang suatu fenomena alam dan teori-teori sains yang mendasarinya. Tak cukup sampai di situ, buku ini menutup setiap bab dengan suplemen berupa fakta menarik sains yang relevan dengan tema praktikum.

Selain untuk para siswa, buku ini sangat penting untuk dimiliki dan dipelajari oleh para guru, para orang tua, atau siapa saja yang hendak melatih dirinya untuk berpikir dan bersikap ilmiah. Dua hal penting yang harus dimiliki para ilmuwan. Jadi, jika ingin melatih diri menjadi ilmuwan, segera miliki buku ini dan jadikan panduan untuk melakukan praktikum sains sederhana. Selamat membaca dan belajar menjadi ilmuwan.